1.
- Install – Untuk instalasi Debian secara grafis berbasis teks.
- Graphical Install – Untuk instalasi Debian dengan antarmuka grafis.
- Advanced Options – Berisi opsi lanjutan seperti Rescue Mode, Expert Install, dll.
2. Menu Expert Install digunakan untuk instalasi Debian secara manual, karena memberikan kontrol penuh atas proses instalasi, termasuk konfigurasi partisi, layanan, dan paket.
3. Pesan ini berarti pengguna diminta memilih bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi. Bahasa yang dipilih juga akan menjadi bahasa utama sistem operasi Debian setelah instalasi selesai (default system language).
4. DNS = Domain Name System
5. Root password adalah kata sandi untuk pengguna root, yaitu pengguna tertinggi di sistem Linux (superuser). Dengan akses root, pengguna dapat melakukan semua perubahan sistem, termasuk instalasi, konfigurasi, dan manajemen sistem. Root password penting untuk keamanan.
6.
- / (root) – Partisi utama sistem operasi
- /home – Tempat penyimpanan file dan data pengguna.
- swap – Digunakan sebagai memori virtual saat RAM penuh.
7.
- Guided - use entire disk – Partisi otomatis seluruh disk
- Guided - use entire disk and set up LVM – Otomatis dengan Logical Volume Manager.
- Manual – Konfigurasi partisi dilakukan secara manual oleh pengguna
8.
Network mirror adalah server repository Debian di internet yang menyediakan paket-paket dan pembaruan perangkat lunak. Saat diaktifkan selama instalasi, sistem akan mengunduh dan memasang paket terbaru dari server mirror tersebut.
9.
- Tersambung ke internet.
- Koneksi stabil dan cukup cepat
- Server mirror dapat diakses dari jaringan
10.
-FAT = File Allocation Table
-NTFS = New Technology File System
-CLI = Command Line Interface
-GUI = Graphical User Interface